2 Oknum Karyawan Honorer Biro Jasa dan Karyawan Mandiri Finance Ditangkap Polisi

oleh -5.404 views

Baturaja.OKU POS.Com – Satreskrim Polres OKU, Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus Penipuan dan Penggelapan ditubuh salah satu kantor kepengurusan dan pembayaran pajak kendaraan Arcap, yang berlokasi didepan Samsat Baturaja, Kabupaten OKU. Dengan mengamankan kedua tersangka Meyssi (48), warga Blok Q, Dusun Rejomulyo Batumarta, Kecamatan Lubukraja dan Ryan Firdaus (29) warga Jl. Garuda lintas Sumatera, lr. Setia baru, Desa Air Paoh, Baturaja Timur.

Barang bukti yang diamankan Polisi

Kedua tersangka warga masyarakat Kabupaten OKU yang berstatus sebagai Karyawan Honorer dan Karyawan Swasta diperusahaan Mandiri Finance ini, ditangkap Polisi berdasarkan laporan Imam Syafei (52) pelapor sekaligus korban, warga Dusun V Rt/Rw 009/006, Desa Merbau, Kecamatan Lubuk Batang, OKU. Dengan bukti Laporan Polisi No: LP-B / 116 / VI / 2019 / spk oku tanggal 30 Juni 2019.

Hal tersebut disampaikan Kapolres OKU AKBP Dra. NK Widayana Sulandari didampingi Kasatreskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S.Kom dan Kasubag Humas Polres OKU AKP Rachmad Haji. Yang mengatakan waktu kejadian hari Jumat tanggal 29 Maret 2019 sekira jam 10. 00 Wib.

“Kronologis kejadian, saat itu terlapor menerima serahan BPKB roda empat milik pelapor, dengan Nopol BG 1245 FJ untuk pengurusan pajak progresip mobil pelapor. Akan tetapi tanpa sepengetahuan dan izin pelapor, BPKB mobil tersebut malah Diover alihkan oleh tersangka ,”kata Kapolres OKU.

Dijelaskannya, setelah menerima laporan dari korban dan keterangan dari saksi-saksi. Team resmob Polres OKU akhirnya mengamankan kedua tersangka dan langsung dibawa ke Mapolres OKU untuk diproses bersama barang bukti yang diamankan berupa. 1 (buah) buku tabungan Bank Mandiri beserta kartu ATM warna biru dan warna kuning.

“Kini kedua tersangka sedang kita proses, dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka akan dikenakan pasal 378 KUHPidana dan atau pasal 372. Tentang Penipuan dan atau Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun. Adapun tindakan yang telah diambil pihak Kepolisian, yaitu menerima LP, mengamankan tersangka, mengamankan BB, melakukan Riksa saksi-saksi, melakukan Riksa tersangka dan Proses Sidik ,”pungkas Kapolres OKU AKBP Dra. NK Widayana Sulandari. (RMW)