Bupati OKU Jamin Pembiayaan Syakila Natalia Balita Penderita Hydrochepalus

oleh -3.022 views

Baturaja.OKU POS.Com – Nasib malang yang dialami Syakila Natalia, balita perempuan yang berumur baru 7 bulan penderita Hydrochepalus dengan kondisi kepala membesar sempat membuat heboh dunia maya. Yang mana sebelumnya video balita ini beredar luas di medsos dan group pesan whatsaap.

Diketahui, balita malang tersebut merupakan anak ke 4 dari pasangan suami istri, Ansori (35) dan istrinya Nuraini (35), warga tidak mampu yang tinggal di Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Mendapati informasi tersebut, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis didampingi Direktur RSUD Ibnu Soetowo Baturaja, Dr Rynna Dyana beserta Kapala Dinas Sosial dan beberapa Dinas terkait lainnya tidak tinggal diam. Seusai melaksanakan rutinitas kegiatan Jum’at bersih langsung bergerak cepat menyambangi rumah kediaman Pasutri Ansori dan Nuraini, Jum’at (31/5/19).

Setiba disana, Bupati OKU dan Direktur RSUD Ibnu Soetowo beserta rombongan disambut antusias oleh Camat Baturaja Barat bersama Kapala Desa Laya dan warga setempat, yang langsung menuju ke rumah kediaman Ansori beserta istri. Dengan berjalan kaki lebih kurang sekitar 500 meter, akhirnya rombongan berhasil melihat langsung keadaan Syakila Natalia yang terlihat memprihatinkan, lemas dan tak berdaya akan penyakit yang dideritanya mengakibatkan kepalanya kian membesar.

BACA JUGA  Kapolres Pimpin Sertijab, 4 Pejabat Utama OKU Selatan

Dalam misi kemanusiaan ini, Bupati OKU didampingi Dirut RSUD Ibnu Soetowo Baturaja, Camat Baturaja Barat dan Kades Desa Laya membawa balita tersebut ke RSUD Ibnu Soetowo untuk dilakukan perawatan intensif. Yang mana, Bupati OKU juga sempat terlihat memberikan bantuan berupa uang tunai sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Mengenai biaya pengobatan tidak usah dipikirkan saya tanggung jawab, yang terpenting anak ini dirawat semaksimal mungkin. Nanti barulah segera kita dilakukan langkah selanjutnya demi kesembuhannya ,”kata Bupati OKU kepada kedua orang tua Balita Penderita Hydrochepalus Ansori dan Nuraini saat berada di RSUD.

Yang mana diungkapkan Ansori beserta istrinya, jika anaknya menderita penyakit yang memprihatin tersebut sejak umur 4 bulan bulan ,”Dari 3 bulan lalu anak kami mulai terkena penyakit ini, hingga kini umurnya sudah 7 bulan dan kepalanya kian membesar. Dulu waktu baru lahir berumur 5 hari juga sempat dirawat di rumah sakit ini, karena sakit cairan dan inveksi saat pemotongan tali pusat ketika habis melahirkan dari dukun beranak ,”kata Ansori.

BACA JUGA  KONTINGEN PESPARANI OKU DILEPAS BUPATI

Sementara Dirut RSUD Ibnu Soetowo Baturaja, Dr Rynna Dyana didampingi Dr Darius Samsudin selaku Dokter Spesialis anak RSUD Ibnu Soetowo yang menangani. Mengatakan bakal selalu siap memberikan perawatan dan pelayanan terbaik demi kesembuhan setiap pasien yang ada, tanpa terkecuali sesuai intruksi Bupati OKU selama ini.

“Sudah menjadi tugas dan fungsi kami memberikan perawatan dan pelayanan pengobatan semaksimal mungkin. Yang mana nantinya untuk balita pasien Penderita Hydrochepalus ini akan dilakukan penanganan oleh Dokter khusus kami, Dokter Spesialis anak. Semuanya nanti akan kita periksa, baik melalui laboratorium dan lainnya juga seperti perawatan terapi. Sampai kondisi fisik dan kesehatannya membaik dulu setelah itu barulah nanti kita kirim ke Palembang untuk dilakukan operasi ,”terang Rynna Dyana.

Diungkapkan nya, pengambilan tindakan khusus memang harus dilakukan di Palembang karena keterbatasan dan kemampuan tidak adanya Dokter Spesialis Bedah anak ,”Sebab jika di rumah sakit Palembang disana akan ada tim Dokter khusus rawat bersama, seperti Dokter Spesialis anak, Spesialis Bedah anak dan Dokter Spesialis Neurologi (Saraf) ,”jelas Dirut RSUD Ibnu Soetowo Baturaja, Dr Rynna Dyana. (RMW)