Dengan Bertambah Usia Kabupaten OKU Selatan, Ustadz KH Maulana Ajak Masyarakat Bersyukur

oleh -1.146 views

Muaradua.OKU POS.Com – Mensyukuri akan nikmat Nya Allah SWT, wajib bagi umat manusia dengan mensyukuri nikmat tersebut, insyaallah akan bertambah nikmat. Salah satu rasa syukur pemerintah dan masyarakat Kabupaten OKU Selatan, di Hari Ulang Tahun yang ke 16 ini banyak kegiatan yang di lakukan, dan semuanya berjalan dengan baik.

Acara demi acara yang di gelar mulai dari upacara, pameran dan lomba, bhakti sosial dan puncak nya peyelenggaraan Tabligh Akbar dengan Mengundang KH Muhamnad Maulana Ustadz Kondang dengan dialeng nya Jamaah…oh… Jamaah, Alhamdullilah.
.
Dengan mengucap alhamdullilah tersebut, di harapkan Kabupaten yang berjuluk Bumi Serasan Seandanan ini selalu mendapat baroqah nya Allah SWT. Dengan pemimpin yang amanah serta masyarakatnya sejahtera terhindar dari bencana malapetaka.

Momen yang yang ditunggu akhirnya tiba, ribuan masyarakat OKU Selatan hadir dalam acara tabligh Akbar bersama ustadz kondang KH. Maulana.
.
Tabligh Akbar berlangsung di Masjid Agung Al-muhtadin mulai pukul 08-00 WIB, ustadz Maulana membuka ceramahnya dengan menyapa para jamaah.
.
Hadir langsung Bupati OKU Selatan, Ketua Tim Pengerak PKK, Wakil Bupati bersama istri, Anggota DPRD OKU Selatan, Kapolres OKU Selatan, Camat, Tokoh OKU selatan, Tokoh Agama, Ustadz, Ustazah, Tokoh Pemuda, Organisasi ketataan dan Organisasi Masyarakat, segenap Kepada dinas Intansi undangan hadir Bersama Masyarakat OKU Selatan menyambut serta mendengar tausiyah ustadz Maulana.

BACA JUGA  PANITIA PILKADES BATUMARTA I TERBENTUK

Diawali sambutan Bupati OKU Selatan Popo Ali, ucapan terima kasih atas keikutsertaan masyarakat berpartisipasi dalam membantu terlaksananya pembangunan di OKU selatan.
.
“Kami juga mohon maaf apabila selama rangkaian kegiatan HUT OKU Selatan, fasilitas masyarakat terganggu hingga tidak seperti mana biasanya, Kepada ALLAH SWT saya memohon ampun”.

“Tujuan nya tak lain hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat”
.
Harapnya “semoga saja dengan HUT OKU Selatan ini bisa menjadikan OKU Selatan semakin berjaya, religius serta mendapatkan berkah dari Allah SWT, Aamiin ya rabbal Allamin.
.
Sambungnya, “saya ucapkan rasa terima kasih kepada para pejuang-pejuang OKU Selatan yang telah bersusah payah mendirikan dan memekarkan OKU Selatan kala itu hingga kini kita bisa merasakan nikmatnya Pembangunan,” Harap Popo Ali Martopo.
.
Dalam ceramahnya ustadz Maulana memberikan tausiyah bagaimana menanam rasa syukur atas nikmat Allah SWT, yang ia berikan kepada kita, hingga saat ini kita yang hadir di masjid Al-muhtadin untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ada lima hal yang harus dilaksanakan kewajiban kita sebagai hambanya, cepat-cepat tobat sebelum Allah SWT memanggil kita, cepat-cepat sholat untuk bekal kita nanti, cepat-cepat bayar hutang agar tidak mengganjal amal ibadah kita.
.
Cepat-cepat menguburkan orang mati, karena suatu ibadah dan wajib bagi umat muslim agar kita mawas diri bahwa kita pasti akan kembali kepada Allah SWT, serta cepat- cepatlah menikah agar kita terhindar dari zinah.

BACA JUGA  Ketua TP PKK OKU Selatan Jenguk 2 Warga Penderita Tumor di Dua Kecamatan

Sambungan ustadz Maulana ada lima hal yang wajib kita syukuri atas nikmat Allah SWT berikan kepada kita Harta, rejeki, karunia, tentram dan nikmat. Maka kita sebagai manusia dilarang melukai menyakiti serta mengambil hak orang lain.

Allah SWT telah menjanjikan kepada manusia syurga Nya, maka jika inginkan surga Allah SWT sepatutnya manusia taat dengan sholat harus tepat waktu dan berjemaah dan hormati kedua orang tua, ditambah jauhi apa-apa yang dilarang Allah SWT.
.
Sesekali Ustadz KH. Muhammad Nur Maulana atau yang lebih akrab disapa Ustadz Maulana, menyapa para jamaah dengan ciri khasnya jama’ah…oh… jama’ah membuat para jamaah yang hadir pada tausiyah sentak membalas ucapan ustadz Maulana.

Di Akhir tausiyah nya ustadz Maulana berserta Pemerintah daerah memberikan bantuan kepada masyarakat fakir miskin, semoga apa yang di berikan oleh pemerintah merupakan bentuk keperdulian antar sesama. ( Yuni )