Hearing Terkait Polemik Antara Pemilik Tanah Kavlingan dengan Pihak Pengembang

oleh -3,015 views

PALEMBANG.OKUPOS.COM, – Polemik antara pemilik tanah kavlingan dengan pihak pengembang Citraland Developer kini memasuki pada babak baru. Senin (13/01/2020) Komisi III DPRD Kota Palembang menggelar hearing di gedung DPRD Kota Palembang terkait persoalan tersebut.

Namun, pada pertemuan tersebut disayangkan  perwakilan manajemen  pengembang Citraland developer justru  tidak menghadirinya. Hal tersebut, tentunya  menimbulkan pertanyaan besar bagi peserta hearing. Terlebih lagi di tambah dari pihak pengembang sampai saat ini belum menunjukkan etikat baiknya terkait ganti untung lahan yang digunakan perusahaan properti tersebut sehingga dari pihak yang dirugikan mengancam akan menduduki lahan sampai pihak pengembang memenuhi tuntutan ganti untung tersebut.

Kepada media ini Ketua Kuasa Hukum dari pihak pemilik tanah kavlingan yakni  Adv M. Aminuddin, SH., CIL, menyampaikan kami sebagai pihak masyarakat sangat menyangkan atas sikap pihak pengembang yang tidak hadir dalam hearing yang diselenggarakan hari ini. Ujarnya.

BACA JUGA  Jelang Hari Libur Poliknik RS Palembang Tutup, Syakila Natalia Rawat Jalan di Rumah

Ketidakhadiran pihak manajemen Citraland Developer, lanjutnya, mengundang tanda tanya besar tentunya. Karenannya, kata dia, atas tidak adanya etikat baik pihak Citraland, pihaknya akan mengambil alih lokasi yang saat ini sudah ada bangunan fisik Citraland.

“Kami selaku pihak kuasa hukum dari pihak masyarakat dalam waktu dekat akan menduduki/menguasai fisik dalam bentuk bangunan di atas tanah kavlingan milik Asnawi. Terlebih, jika tidak ada etikat baik dari pihak manajemen Citraland dalam menyelesaikan prihal tersebut,” tutur pria yang akrab disapa Amin Tras itu.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, H. Firmansyah Hadi mengatakan, pihaknya akan kembali mengundang kedua belah pihak pada Rabu 22 Januari 2020 yang mendatang. Karenanya, kata Firmansyah, pihaknya berharap Citraland tidak lagi mangkir.

“Apabila pihak manajemen Citraland Palembang masih tetap tidak hadir, maka kami akan meberikan peringatan tegas berupa memberikan surat rekomendasi ke Wali Kota Palembang agar mencabut perizinan Citraland,” kata Firmansyah.

BACA JUGA  Hari Kemerdekaan RI Ke - 75, Lapas Kelas II B OKU Selatan Berikan Remisi Pada 108 Narapidana Binaan

Dari hasil pantauan, Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing yang digelar di ruang Komisi III DPRD Kota Palembang dengan kedua belah pihak yang bersengketa atas lahan yang dikelola oleh pihak pengembang Citraland, Senin (13/01/2020) sempat tertunda beberapa jam, yang seyongyanya digelar pukul 09.30 WIB akhirnya molor hingga pukul 13.00 WIB, lantaran menunggu konfirmasi dari pihak Citraland.

Akhirnya, minus pihak Citraland, pewakilan pemilik tanah kavlingan Aswani tetap melanjutkan hearing dengan Komisi III DPRD Kota Palembang serta stekholder yang terkait dan kuasa hukum dari pihak pemilik tanah kavlingan. Hearing membahas mengenai belum adanya kejelasan terkait ganti untung pembebasan lahan dari Citraland. (DN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.