Info Covid 19, Kasus Sembuh di Kabupaten Ogan Ilir Tertinggi Capai 91,11 Persen 

oleh -136 views
Palembang.OKU POS.Com – Tingkat kesembuhan kasus Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Ogan Ilir, terus mengalami peningkatan. Dari 18 Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Sumatera Selatan, kasus sembuh Covid-19 di Kabupaten Ogan Ilir berada di rangking pertama.
.
Kasus sembuh Covid-19 Kabupaten Ogan Ilir tersebut berdasarkan data dari situs dinkes.sumselprov.go.id pada 15 September 2020. Dari data tersebut, tingkat kesembuhan kasus Covid-19 di Kabupaten Ogan Ilir mencapai 91,11 persen.
.
Sementara itu, tingkat kesembuhan kasus Covid-19 di Kabupaten/Kota lainnya masih di bawah 90 persen. Misalnya, tingkat kasus sembu di Pali mencapai 89,21 persen, OKI 84,21 persen, Banyuasin 81, 98 persen, Palembang 77,49 persen, Muba 75,86 persen, Pagaralam 75,00 persen, Muratara 74,36 persen, Mura 72,46 persen, dan Prabumulih 72,12 persen.
.
Adapun kasus sembuh di Kabupaten lainnya yang berada di Sumatera Selatan dan berada diangka di bawah 70 persen adalah Luar Sumsel, M. Enim, OKU, Lahat, OKU Selatan, OKU Timur, Lubuk Linggau dan Empat Lawang. Sementara total kasus sembuh Covid-19 yang berada di Provinsi Sumatera Selatan mencapai 74,58 persen.
.
Total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Ogan Ilir pada 17 September 2020 ini mencapai 135 kasus, pasien sembuh sebanyak 123 orang, dan meninggal 7 orang. Data ini diambil dari situs Corona.oganilirkab.go.id.
.
Bupati Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam bersyukur tingkat kesembuhan warganya dari kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan. Dia lantas meminta masyarakatnya ikut serta membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
.
“Saya berpesan agar selalu memakai masker, cuci tangan yang bersih, jaga jarak dan hindari kerumunan. Virus ini bisa kena siapa saja,” ujar Ilyas.
.
Selain itu, lanjut Ilyas juga meminta masyarakatnya menghindari kontak dengan orang yang sakit infeksi saluran pernafasan, mengkonsumsi sayur, buah, dan rajin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari.
.
“Kita juga jangan panik dan harus tetap waspada karena virus ini bisa kena siapa saja,” katanya.(Red)
BACA JUGA  MUSRENBANG RKPD TAHUN 2020 BERBASIS INOVASI