Ketahuan Belum Bayarkan Honor Anggota PPS, Ketua PPS Desa Kurup Berkilah

oleh -4,475 views

Baturaja.OKUPOS.Com – Karena kesal dan kecewa, lantaran honor (gaji) yang selama ini dinanti tak kunjung dibayar, salah seorang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU menyampaikan ultimatum kepada Ketua PPS di Desanya melalui unggahan di media sosial, Facebook (Fb), yang bernada ungkapan dengan nada kesal.

Adapun ungkapan yang ditulis oleh akun Fb bernama Yudhe Al ini, diketahui warga Dusun 2, Desa Kurup mengatakan “Lah nak dilantik Presiden honor sekre PPS Pemilu Presiden dan legislatif kok sisa honorku belum aku terima sedang Desa tetangga sudah terima ditambah perpanjang kontrak 2 bulan, nah honor ku kemana ???” tulisnya dengan bercampur bahasa Ogan (daerah OKU), pada tanggal 20 Juli 2019 lalu.

Yang artinya “Presiden sudah mau dilantik, sementara honor Sektre PPS Pemilu Presiden dan Legislatif belum dibayar. Kemana sisa honor saya, kok belum saya terima, sedangkan Desa tetangga sudah menerima honor yang ditambah perpanjangan kontrak selama 2 bulan, nah honor saya kemana ???”.

Berbagai komentar pun tampak terlihat menghiasi postingan yang diunggah. Hal tersebut dibenarkan oleh satu seorang warga yang juga mengaku sebagai anggota PPS di Desa Kurup, tentang belum dibayarnya honor anggota PPS, yang menurutnya honor tersebut seharusnya sudah lama diberikan oleh Ketua PPS di Desanya setelah pemilu usai.

BACA JUGA  Pemerintah Desa Ruos Perduli dan Antisifasi Penyebaran Coronavirus

“Terakhir saya menerima honor sebelum pemilhan serentak digelar, setelah itu tidak ada cerita lagi dari Ketua PPS disini, apakah honor sudah turun apa belum. Yang mana, seharusnya sesudah pemilihan honor kami selama 4 bulan ditambah perpanjangan kontrak 2 bulan, dengan tolal Rp.750.000 ribu perbulan itu, dikali 6 bulan sudah dibayarkan, tapi kenyataannya hingga saat ini belum ada ,”ungkap warga yang namanya minta dirahasiakan saat dikonfirmasi di rumahnya di Desa Kurup, Selasa (23/7/19).

Dijelaskannya, bahwasannya ada 3 orang anggota PPS di Desa Kurup yang sampai sekarang belum mendapatkan honor dari hasil kerja keringat mereka ,”Selain Yudhe Al itu, saya dan satu lagi teman saya, yang mana kami bertiga memang hingga saat ini belum mendapatkan honor dari upah hasil kerja kami yang selalu siap bekerja mengikuti sesuai perintah dan intruksi dari Ketua PPS. Yang terkadang pernah sampai larut malam berada di TPS, seharian lebih bertaruh dengan segala resiko, termasuk kesehatan dan fisik agar jangan sampai jatuh sakit ,”keluhnya.

Sedangkan, Sambung dia, jika memang honor kami belum dibayarkan oleh pusat, mestinya ada surat pemberitahuan secara tertulis dari PPK kepada ketua PPS yang disampaikan kepada kami. Agar kami tidak menduga-duga honor kami digelapkan oleh oknum tertentu yang berkapasitas menaungi kami, sebagaimana prosedur yang ada Pungsi dari Ketua PPS ,”terangnya.

BACA JUGA  Peringati HUT Ke 5 dan Sambut Ramadhan, PLTU Baturaja Gelar Sunat Massal

Sementara itu, Supron selaku Ketua PPS di Desa Kurup saat dihubungi melalui via telpon sambungan selular pada hari yang sama, Selasa (23/7/19), membenarkan jika memang ada honor anggota PPS nya yang belum dibayarkan. Sambil berkilah menyampaikan, bahwasannya cuma satu orang saja anggota PPS yang memang honornya belum dibayar. Supron pun malah menyalahkan itu terjadi karena ada intruksi dari PPK.

“Kemarin itu ada intruksi dari PPK, yang mengatakan siapa saja yang tidak bekerja itu jangan dibayar, terus kami jawab baiklah kalau begitu. Tapi biarlah pak nanti ini tetap kami bayar ,”jawab Supron dengan nada gugup melalui sambungan telepon.

Saat ditanya kapan seharusnya honor anggota PPS dibayarkan ?. Supron menjawab, seharusnya bulan April 2019 lalu sebelum SK anggota PPS habis masa waktunya. “Seharusnya jika sesuai prosedur ya bulan 4 lalu pembayaran honor sesuai masa berlaku SK, sebenarnya yang belum dibayarkan itu cuma satu orang pak, yaitu Ali Yudi (Yudhe Al) dan cuma 2 bulan yang belum kami bayar. Masalah inipun sudah kami claerkan ,”kilah Supron, yang diketahui padahal bakal ikut mencalonkan diri pada Pilkades serentak di Desa Kurup nanti. (RMW)

No More Posts Available.

No more pages to load.