LSM LIBRA INDONESIA OKI PERDULI MASYARAKAT MISKIN

oleh -1.352 views

PEDAMARAN OKI.OKUPOS.COM – Masyarakat yang tergolong keluarga miskin masih saja tak sepenuhnya  terjamah oleh pemerintah setempat, salah satunya keluarga Suhani, bedomisili di Desa Suka Damai Dusun I, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI, tepatnya di belakang Pasar Suka Damai. Mirisnya lagi mereka tinggal di rumah yang tidak layak huni, Jum’at (03/01/2020).

Bahkan rumah yang mereka huni selama ini hampir lebih dari 70% bangunan sudah hampir roboh dan rapuh. Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun namun belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah. Kondisi rumah tersebut sudah tak layak dihuni karena dikhawatirkan sewaktu-waktu akan roboh dan sangat memprihatinkan bahkan sebagian besar bangunan sudah tak memiliki atap.

BACA JUGA  Pemerintah OKU Selatan Beserta Polres Sidak Terkait Kelangkahan LPG

Informasi yang diterima OKUPOS.COM  yang disampaikan oleh Ibu Siti Aisyah selaku ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Libra Indonesia OKI ini, menegaskan bahwa sudah seharusnya pemerintah daerah memperhatikan hal tersebut. Namun sangat disayangkan seakan-akan Kepala Desa Suka Damai Kecamatan Pedamaran ini memejamkan mata, ungkapnya.

Pada hal sudah jelas bahwa rumah yang dihuni Suhani tersebut sudah tidak layak huni bahkan tergolong masyarakat miskin. Hal ini jelas bahwa kami sangat prihatin dengan keadaan rumah tersebut, jangankan mau tidur lelap mau bergerak pun perlu hati-hati karena di takutkan akan ambruk, tegasnya.

BACA JUGA  Sebanyak 1.273 PTPS di OKUS Dilantik

Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk meminta pemerintah setempat agar mampu menyelesaikan hal tersebut. Apabila terindikasi adanya upaya penyalahgunaan wewenang dari pemerintah setempat maka kami akan menindak lanjuti sebagaimana mestinya, ujarnya.

Langkah awal yang kami lakukan untuk membantu keluarga tersebut agar mendapatkan rumah yang layak huni, maka kami akan membuat proposal pengajuan bantuan kepada pihak donatur sehingga keluarga tersebut bisa hidup dirumah yang layak huni, tambahnya. (DN)