Petani OKU Selatan Keluhkan Harga Kopi Anjlok

oleh -1234 Dilihat

OKU SELATAN.OKU POS.COM – Para petani kopi di OKU Selatan, Kecamatan Buay Pematang Ribu, Ranau Tengah saat ini sangat mengeluhkan pasaran harga kopi saat ini, ibaarat pepatah ”Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula”, yah begitulah kira-kira kiasan yang pas ditujukan kepada petani kopi di Ranau Simpang Sender.

Yang mana, musim panen tahun ini bukannya memperoleh keuntungan, namun justru sebaliknya mereka mengalami kerugian yang besar menyusul anjloknya harga kopi hingga ke titik terendah.

BACA JUGA  PENASEHAT DWP KABUPATEN OKU SELATAN SUKSES GELAR MUSDA IV TAHUN 2020

“Nasib kami memang benar-benar terpuruk tahun ini. Kami memang mengalami kerugian,” ungkap seorang petani Kopi asal Desa Sumber Mulya Kayu Mulu, Minggu (26/5/2019).

“Harga kopi beras dengan kualitas terbaik hanya mencapai Rp 18.000,” Sambung petani kopi lainnya asal dari Desa Kayu Mulu, OKU Selatan.

“Harga kopi tersebut sama sekali tidak sebanding dengan biaya produksi yang harus kami keluarkan selama setahun ,”tambah petani tersebut dengan mengeluh.

BACA JUGA  Bupati Dan Wabup OKU Selatan Gelar Dialong Audensi Bersama Masyarakat Kec Mekakau Ilir¬†

Diungkapkannya, jika para petani kopi disini sama sekali tidak mengetahui penyebab anjloknya harga kopi tersebut. Namun disini kuat dugaan hal ini disebabkan oleh harga kopi internasional yang juga mengalami penurunan.

“Kami berharap harga kopi akan kembali pulih, sehingga kami tak terlalu merugi,” ungkap mereka, para petani kopi OKU Selatan dengan penuh harap. (Yuni)

No More Posts Available.

No more pages to load.