Polsek Lubuk Batang Lumpuhkan Bandit Bersenpi 

oleh -2.763 views
Baturaja.OKU POS.Com – Kepolisian resort (Polres) OKU melalui Polsek Lubuk Batang berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas), sebagai mana dimaksud dalam pasal 365 KUHP dengan mengamankan ke dua Pelaku Begal motor. Yakni Alfa Mocil (19), warga Desa Tangsi, Kecamatan Tangsi, Kabupaten Muara Enim. Dan Erlan Adi Saputra (29), warga Desa Talang Padang, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan.
Kedua pria yang bekerja buruh serabutan ini ditangkap berdasarkan laporan Elita Pratiwi (23), Honorer Puskesmas Lubuk Batang, warga Dusun I, Desa Merbau, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU. Dengan bukti Laporan Polisi: LP- B : 17 / VIII / 2019 / SUMSEL / RES OKU / SEK LB BATANG, tgl 21 Agustus 2019. Lantran telah menjadi korban pembegalan oleh kedua pelaku.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres OKU AKBP Dra.NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Lubuk Batang AKP Ujang Abdul Azis, yang menyampaikan waktu kejadian pada hari Rabu tanggal 21 Agustus 2019. Sekira jam 07.00 Wib. TKP Jln. Lintas Baturaja – Prabumulih, atau dekat Pintu KUD Minanga Ogan, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU.
“Kronologis kejadian, pada saat itu korban ketika hendak pergi kerja ke Puskesmas Lubuk Batang menggunakan sepeda motor matic jenis Yamaha Mio, tiba-tiba datang 2 orang pelaku memakai penutup kepala (helm) menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX langsung memepet korban sambil masing-masing mengancungkan senjata api dan sajam jenis pisau. Kemudian karna merasa takut korban pun menghentikan laju kendaraannya, lalu kedua pelaku langsung memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motor milik korban ,”terang Kapolsek.
Dijelaskannya, selain mengambil sepeda motor kedua pelaku juga merampas tas korban yang berisikan dompet, STNK, Kartu Alumni, Kartu ATM BRI & buku tabungan, 1 buah Handphone Merk OPPO F5. Usai melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri ke arah kota Baturaja. Atas kejadian tersebut korban yang mengalami kerugian sekitar kurang lebih Rp. 22 juta langsung melaporkan kejadian naas yang menimpanya ke Mapolsek Lubuk Batang.
“Setelah menerima laporan korban, tim resmob bersama Kanit Res kami langsung melakukan penyelidikan Intensif, akhirnya diketahui bahwa pelaku berada diseputaran wilayah Timbangan Kabupaten Ogan Ilir dengan adanya hasil lidik tersebut kami langsung melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim Polres OKU guna melakukan pengejaran dan penangkapan kedua pelaku. Menginggat pelaku juga merupakan DPO kasus Tindak Pidana diwilayah hukum Polres OKU ,”ujar Kapolsek.
Lebih dalam disampaikan Kapolsek Lubuk Batang, setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres OKU. Pada hari Rabu tanggal 04 September 2019 sekira jam 04.30 Wib, anggota Unit reskrim polsek lubuk batang yang dipimpin langsung oleh Kanitres Lubuk Batang IPDA Thomson Angka Wibawa SH dan di back up oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polres OKU melakukan pengejaran dan penangkapan yang saat itu pelaku sedang berada di kontrakannya di daerah Timbangan Ogan Ilir sedang dalam keadaan tertidur.
“Pada saat kedua pelaku sedang tertidur anggota langsung melakukan penggerebekan terhadap pelaku tanpa ada perlawanan. Kemudian kedua pelaku yang menggakui perbuatannya ketika digeledah didapati barang bukti (bb) berupa 1 (satu) buah Handphone merk OPPO jenis F5 milik korban, 1 (satu) pucuk senjata api laras pendek jenis revolver dengan amunisi 5 (lima) butir, dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Vixion warna hitam tanpa plat dan kelengkapan surat menyurat ,”ucapnya.
Namun, sambung Kapolsek, pada saat dilakukan pengembang mencari barang bukti sepeda motor milik korban, kedua pelaku sempat melawan dan hendak melarikan diri sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan pada kaki kanan kedua pelaku. Setelah kita lakukan perawatan medis atas luka tembakan, kemudian kedua pelaku langsung kita bawa ke Mapolsek untuk kembali dilakukan pengembangan lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya ,”pungkas AKP Ujang Abdul Azis.(RMW)
BACA JUGA  Menyikapi Status Zona Merah, Pemkab OKU Rapat Optimalisasi Kinerja Penanganan Coronavirus