Sujud Tafaqur Bermohon Keridhoan Allah SWT Di Wabah Virus Corona  

oleh -2,728 views

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Saudara-saudara ku dimana saja berada, alhamdullilah alhamdullilahi robbil alamim, puji syukur kehadirat Allah SWT, yang mana pada hari ini kita masih di beri kesempatan menghirup udara segar nya di bumi Allah SWT ini.

Saudara ku, begitu banyak nikmat-nikmat Allah SWT yang kita miliki dan kita rasakan, mulai dari terjaga dari tidur sampai kita tertidur kembali, bahkan di dalam tidur pun kita tidak terlepas dari nikmat Nya Allah SWT.

Sehingga wajib hukumnya, kita sebagai hamba Allah SWT mensyukuri nikmat-nikmat tersebut. Allah SWT, akan menambah nikmat tersebut bagi hambanya yang pandai bersyukur.

Saudara-saudara ku yang mulia, kita ketahui bersama saat ini dunia sedang di terpa dengan hadirnya Virus Corona (Covid-19). Dimana-mana anak manusia dibuat panik oleh Virus yang nama kerennya Covid -19.

Dunia di sadarkan betapa butuhnya hidup ini dengan kesehatan, tak terkecuali bangsa kita Indonesia. Sampai hari ini Pemerintah bersama masyarakat masih berupaya untuk berperang melawan Covid-19 ini.

Di lihat dari kacamata agama, kita tetap harus bersyukur atas wabah virus corona ini, mengapa di karena kan Allah SWT masih sayang kepada kita hambanya karena kita di beri Ujian oleh Allah SWT. Apakah kita sabar ?, Apakah kita tabah ? bahkan apakah kita Qufur dan saling menyalahkan. Tentu kita sebagai hamba yang beriman, selalu memohon dan memohon pertolongan dan ampunan dari Allah SWT.

Yakin lah Virus Corona yang hadir dan menguncangkan bumi Allah SWT ini hadir dan seizin Allah SWT, maka dari itu bermohon lah kita hanya kepada Allah SWT untuk melenyapkan Virus Cirona ini dari Planet Bumi ini, kita ambil hikmah nya, banyak peringatan dan pelajaran yang kita terima dari hadirnya Virus ini. Semua ini kita berharap keridhoan Allah dan kepada Allah SWT lah kita mohon ampun dan perlindungan agar Virus Corona ini cepat berlalu. Mari kita tetap selalu memohon perlindungan Dari Allah SWT.

BACA JUGA  Yohana Yudayanti,SE Pimpin DPD Partai Golkar Kabupaten OKU Selatan

Dikarenakan apa yang kita rasaka baik legembiraan adalah pintunya kesedihan, dan kesedihan adalah pintunya kebahagiaan. Tidak ada yang selama-lamanya.

Ketika Allah SWT memberikan 1 kesulitan maka Dia menemaninya dengan 2 kemudahan.

Masalah besarnya bukan seberapa besar dosa kita, Tapi seberapa besar taubat kita kepada Allah SWT

Atau tantangan kita bukan berapa kali kita jatuh. Namun berapa kali kita memutuskan untuk kembali bangkit.
Berharap kebaikan dari-Nya adalah wajib, Sedang berputus asa dari rahmat-Nya adalah haram.

Maka ketika lapang, bagikanlah kesenangan pada orang lain. Mudah-mudahan ada pula yang berbagi senang ketika kita dalam keadaan susah.

Namun, ketika galau, lebih baik dipendam sendiri dan diadukan kepada Allah SWT. Khawatir bila diadukan pada manusia akan menambah beban mereka.

Semua manusia pasti punya masalah yg sama berat. Hanya sebagian mengadukannya pada manusia dan sebagian lagi mengadukannya pada Allah.

Sayangnya yang mengadukan galau pada ramai manusia, tak mendapat apa-apa kecuali mengumbar aib dan kelemahan diri, tanda ketidakmatangan.
Yang layak digalaukan bukan sesuatu yg akan pudar seiring waktu.

Lebih pantas menggalau akan hari yg lebih panjang, masa yg lebih lama.
Sebagaimana seorang tukang parkir tak menggalaukan mobil yang datang dan pergi, karena dia sadar itu bukanlah miliknya.

Begitupun manusia, merasa kehilangan padahal ia tidak pernah memiliki apapun, kecuali yang dipinjamkan Allah kepadanya.

Begitulah Abu Bakar memperingatkan bahwa cukup dunia ditaruh ditangan
Tak perlu dimasukkan kedalam hati, karena ia akan segera mengakar.

BACA JUGA  Bupati OKU Selatan Terima Audensi Ponpes Al- Ittifaqiah Indralaya

Karena keindahan dunia layaknya mawar berduri. Makin kuat digenggam, semakin sakit dirasa, menggalau seterus masa.

Kepunyaan Allah-lah seluruh isi langit dan bumi, dan kepada-Nya lah segala sesuatu menyembah.
Apa yang kita miliki?
Tekukkan lutut, angkat telapak tangan, mulailah berdoa kepada Pemilik dan Pemberi Kehidupan. Insya Allah Dia berkenan mengangkat sedih.

Galau bisa jadi berarti kita kurang mengingat-Nya. Dan tak ada sesuatupun menggalaukan bila semua kita selalu mengigat Allah SWT

Walaupun begitu, memang manusia diciptakan dalam keadaan rapuh, hanya 1 cara untuk menjadi kuat: Mendekatlah pada Allah. Tak ada sesuatu kekuatan di muka bumi ini tanpa seizin Allah AWT dan jika Allah berkehendak jadi maka jadiah dia.

kembali dengan Virus Corona yang saat ini kita masyarakat Indonesia Bumi Sriwiajaya Sumatra Selatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mari kita bersama-sama menangulangi nya dengan mematuhi dengan apa yang telah di tetap kan oleh Pemerintah guna memutus rantai penyebaran Virus tersebut.

Kita tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan dan pola hidup bersih, namun apa pun yang kita lakukan sehebat apa pun ilmu manusia tanpa seizin Allah SWT kita nukan apa-apa. Mari kita tetap berusaha semua, syarat sariat kita laksanakan selalu sujud Tafaqur berharap semoga Virus ini cepat berlalu dan sebentar lagi Bulan Suci Ramadhan. Sudah menunggu hari sehingga kita dapat melaksanakan ibadah Puasa dengan khusuk dan tenang hingga pada saat nya sampai pada hari kemenangan Nan suci ……Wassallam

Semoga renungan ini bermanfaat..
( Raden Muhammad Wahyu ) Pimpinan Umum Media Cetak dan Online, “OKU POS”

No More Posts Available.

No more pages to load.