SUNGGUH MALANG NASIBMU DISABILITAS OKU, SUDAH CACAT MENELAN JANJI PALSU PEMERINTAH OKU

oleh -1692 Dilihat

Baturaja.OKU POS.Com — Penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

 


Namun walau pun dengan keterbatasan fisik tidak menjadikan surut tetap semangat untuk beraktifitas dan berekspresi. Seperti kelompok disabilitas yang ada di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan. Di tahun 2020 kelompok disabilitas OKU mengikuti ajang inovasi yang diselenggarakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
.
Setelah melalui tahapan demi tahapan dan proses yang panjang sehingga tim yang terdiri dari belasan orang ini akhir nya masuk dalam katagori 90 besar. Barulah pemerintah OKU melibatkan diri sehingga OKU termasuk dalam katagori 20 besar Se – Indonesia.
.
Berkat perjuangan para disabilitas tersebut akhirnya OKU di nobatkan pemenang katagori 20 besar Se Indonesia dan mendapat piagam penghargaan serta uang pembinaan sebasar 7,7 Miliar. Namun apa daya dengan uang senilai itu para kelompok disabilitas OKU harus ikhlas dengan menerima pil pahit berupa janji hanya yang sampai saat ini tak kunjung jelas awal ujungnya.

BACA JUGA  Bupati dan Kadisdik OKU Hadiri Seminar Neuroparenting Pengasuhan Anak Berbasis Kinerja Otak


Seperti yang di sampaikan oleh Zuraimah Ketua HWDI OKU yang terlibat langsung dalan lomba kreasi tersebut.

” Yang mana kami ini hanya di jadikan objek mencari uang “, ucap Zuraimah dengan nada kecewanya.
.
” Awalnya kami mengikuti lomba kreasi yang di adakan oleh kementan RB pada tanggal bulan tahun yang lalu “, ujar
Zuraimah yang di kenal oleh Kelompok Disabilitas OKU dengan panggilan akrab di Sapa Mbak Ima.
.
Mengenai tidak jelasnya permasalahan ini pemerintah Kabupaten OKU menggelar pertemuan dengan peserta lomba inovasi tersebut yang di ikuti oleh disabilitas OKU.


Pertemuan yang di gelar di Ruang Asisten 1 Pemkab OKU, hadir dalam pertemuan tersebut Asisten I Kadarisman, BPKAD, Dinas Sosial dan Kelompok Disabilitas. Dalam pertemuan tersebut terungkap jelas dan terang benderang bahwa benar pada Tahun 2020 Kelompok Disabilitas OKU mengikuti Lomba inovasi yang di selenggarakan oleh Kemen RB dan berhasil masuk dalam Katagori 45 besar dari Kemen tersebut OKU mendapat Kucurab dana sebesar lebih dari 7 Miliar.
.
” Dinas Sosial telah membuat Proposal yang di tujukan ke berbagai instansi pemerintah termasuk ke DPRD OKU untuk membangun rumah kerja Disabilitas OKU untuk Memanfaatkan dana yang di transfer kedaerah, namun sampai hari ini pembangunan tersebut belum terwujud “, jelas Bu Desi dari Dinas Sosial dan merupakan pembina di saat berlangsung nya lomba Inovasi tersebut.

BACA JUGA  Bengkel ALU SIAU ALEX Baturaja Gelar Acara Syukuran, Berikan Bantuan Sembako beras Untuk Karyawan


Setelah melalui pertemuan tersebut mendapat kesimpulan jelas memang ada lomba inovasi tersebut dan mendapat kucuran anggaran, untuk membangun rumah kerja Disabilitas OKU akhirnya mendapat kata sepakat pembangunan rumah kerja Disabilitas OKU akan di laksanakan pada Tahun 2023 pada Anggaran ABT. Barulah peserta lomba inovasi tersebut terasa lega karena sudah masuk Tahun ke tiga dari kegiatan lomba tersebut barulah mendapat kejelasan.


Zarima Ketua HDWI OKU beserta kelompok lomba dari Disabilitas OKU tersebut terasa lega walau pun anggaran yang terbatas untuk membangun rumah kerja disabilitas. Apa lagi mereka harus Ikhlas dengan tidak terwujudnya untuk berangkat umroh yang di janjikan oleh Bupati OKU saat Itu Almarhum Drs H Kuryana Ajis jika mereka memenangkan lomba tersebut. ( Wahyu )

No More Posts Available.

No more pages to load.