Tragedi Berdarah Menantu Bunuh Mertua 

oleh -747 Dilihat
MUARADUA.OKU POS.Com — Pembunuhan adalah suatu tindakan untuk menghilangkan nyawa seseorang dengan cara yang melanggar hukum, maupun yang tidak melawan hukum. Pembunuhan biasanya dilatarbelakangi oleh bermacam-macam motif, misalnya politik, kecemburuan, dendam, membela diri, dan sebagainya.
.
Lain hal nya dengan kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Damar Pura, Kecamatan Buana Pembaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.
.
Tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh seorang menantu terhadap mertua sendiri, di Dusun V, Desa Damar Pura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan pada Jumat (04/08/2023), sekira Pukul 13.00 Wib.
.
Diketahui, pelaku pembunuhan terhadap mertua itu sendiri yakni, Sundoto alias Gales Bin Soini (31) warga Dusun V, Desa Damar Pura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan.
.
Ada pun korban yang tak lain adalah mertua pelaku yakni Ahyen Bin Ujak Sujana (50) warga Dusun V, Desa Damar Pura, Kecamatan Buana Pemaca.
.
Kapolres OKU Selatan AKBP Listiyono Dwi Nugroho, S.IK.,M MH melalui Waka Polres Kompol Hardan, HS menyampaikan bahwa pada Hari Jumat tanggal 4 Agustus 2003 sekira Pukul 14:00 Wib di Dusun V, Desa Damarpura berawal dari pelaku sering bertengkar dan cekcok masalah rumah tangga dengan istrinya.
.
Lalu, pelaku pulang ke rumah orang tuanya, lantaran pelaku merasa permasalahan rumah tangga pelaku sering di ikut campuri oleh mertua pelaku.
.
” Karena pelaku merasa kesal dan tidak suka kepada korban sehingga timbul niat pelaku untuk membunuh korban, kemudian pada hari Jumat Tanggal 4 Agustus 2003 sekitar Pukul 13:00 Wib pelaku telah mempersiapkan 1 potong kayu bulat yang panjangnya 73 cm yang telah dipersiapkan oleh pelaku sebagai alat atau senjata untuk membunuh korban, ” ucap Waka.
.
Kemudian pada Pukul 14 Wib pelaku pergi dari rumahnya menuju ke rumah korban dengan membawa 1 potong kayu bulat dan 1 bilah parang yang diikatkan oleh pelaku di pinggang.
.
Setelah pelaku sampai di rumah korban pelaku langsung masuk kerumah korban melalui pintu depan dan melihat korban berada di dapur rumah pelaku.
.
Lanjut Waka, pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan satu potong kayu bulat dengan cara memukul secara bertubi-tubi ke arah kepala korban.
.
Disaat itu, korban sempat melakukan perlawanan dengan cara menangkis pukulan kayu tersebut dengan menggunakan tangan korban akan tetapi pelaku masih tetap memukul korban dan setelah itu lalu melepaskan potongan kayu bulat tersebut.
.
” Pas kayu dilepas, pelaku langsung mencabut parang yang ada di pinggang pelaku. Kemudian menebaskan parang tersebut ke arah kepala dan leher korban sehingga korban terjatuh tergeletak di lantai melihat korban telah tergeletak lalu pelaku berbalik dan pada saat itu pelaku melihat istrinya sudah ada di dekat pelaku lalu pelaku mengambil alat yang digunakan oleh pelaku setelah itu pelaku pulang ke rumahnya dan meninggalkan tempat,” terangnya.
.
Sesuai dengan Laporan Polisi (LP) : LP-B/10/VIII/2023/SUMSEL/RES OKUS/SEK SP.MPA, Tanggal 4 Agustus 2023 maka pelaku berhasil diamankan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Simpang.
.
Atas kejadian itu, Pelaku dikenakan Pasal Primer Pasal 340KUHP,Subsider Pasal 338 KUHP, Jo Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman sumur hidup,” tandasnya. ( Yuni )
BACA JUGA  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten OKU Sukses Gelar Paripurna Istimewa HUT Kabupaten OKU Ke - 110

No More Posts Available.

No more pages to load.