Warga Binaan Rutan Muaradua Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga

oleh -2.350 views

OKU SELATAN.OKU POS.COM–Hari semakin petang dan matahari akan hilang dari sinar yang menerangi alam bumi, waktu menujukan pukul 17.00 WIB, suasana mulai ramai di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) cabang Muaradua, jalan Wadena Pangkoe, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan. Selasa sore (28-05-2019).

Tampak dari wajah para keluarga penuh kegembiraan karena tidak lama lagi bisa bertemu dan berbuka puasa bersama, mereka yang datang tidak lain adalah keluarga dari Warga Binaan Pemasyarak (WBP) yang menghuni Rutan tersebut untuk melakukan buka bersama yang difasilitasi oleh petugas setempat di bulan Ramadhan 1440 Hijriah. Petugas jaga Rutan terlihat sangat teliti memeriksa barang bawaan sebagai mana yang tidak diperbolehkan di bawa saat masuk ataupun berkunjung ke dalam rutan.

BACA JUGA  Terjun ke Dunia Politik, Giring 'Nidji' Syukuran di Rumahnya

Rasa hati menahan sabar saat mendekati  detik – detik waktu berbuka, wajah senyum bercampur haru dan juga tangis terlihat dari wajah mereka yang berkumpul bersama di lapangan depan blok tahanan, sambil menghadapi hidangan yang disiapkan dengan duduk bersila dan berpakaian khas muslim dan muslimah. Terlihat juga sebagian  anak – anak dari para warga binaan ikut membaur dengan keluarga kecil mereka sambil menebar senyum menatap kedua orang tua mereka menunggu waktu buka tiba.

Kepala Rutan Cabang Muaradua,  Fajar Ferdinand Amd IP SH MH, dibincangi di sela kegiatan tersebut mengatakan jika itu merupakan kegiatan buka bersama keluarga warga binaan setempat.

“Biasanya mereka berkunjung di bulan Ramdahan di waktu yang ditentukan. Namun khusus hari ini kita berikan kujungan khusus bagi keluarga mereka (warga binaan) untuk berkumpul bersama sambil  berbuka”. kata Fajar.

BACA JUGA  Ketua TP PKK OKU Selatan Perduli Kunjungi Korban Bencana Alam Tanah Longsor

Dijelaskan lebih lanjut Fajar mengatakan, momen spesial tersebut memang jarang terjadi. Itu merupakan salah program pemenuhan hak sekaligus peningkatan layanan bagi WBP dan masyarakat.

“Termasuk ke keluarga, kerabat untuk memulihkan kehidupan WBP,  terlebih dibulan yang penuh berkah ini mereka bisa berkumbul bersama. Mereka kita fasilitasi”. Ujarnya.

Fajar meyakini WBP bisa merasakan kebahagiaan sehingga tingkat emosi bisa mereka kurangi dengan adanya kegiatan tersebut. Sementara itu salah seorang WBP mengaku cukup senang dengan adanya progaram teraebut. Karena mereka bisa berbuka bersama dengan keluarga dan kerabatnya.

“Waktu ini cukup berharga bagi saya meski cukup singkat”. ucap pria yang berbadan sedikit gemuk itu. (YUNI)